463 Juta An「Recommended betting platform」ak di Dunia Disebut Alami Kesulitan Akses Pembelajaran Jarak Jauh

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:bet365download

SelRecommended bettRecommended betting platforming platformama masa pandemi Covid-19, hampir semua negara memberlakukan pembelajaran jarak jauh untuk mencegah penularan virus cRecommended betting platformorona.

"Dampaknya bisa dirasakan pada bidang ekonomi dan masyarakat selama beberapa dekade mendatang," lanjut dia.

Sebab, sekolah-sekolah mengalami penutupan di 160 negara pada pertengahan Juli 2020. Penutupan sekolah ini berpengaruh pada sekitar 1,5 miliar siswa.

Berdasarkan data UNICEF, siswa di seluruh dunia yang tercatat tidak dapat mengakses pendidikan virtual yakni:

Sementara itu, sebuah laporan baru yang dirilis oleh Save the Children, menyebutkan, hampir 10 juta anak diperkirakan tidak akan kembali ke sekolah lantaran pemotongan anggaran yang besar dan meningkatnya kemiskinan karena dampak pandemi.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Risiko Anak Tertular Virus Corona, Ini Alasannya!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dilansir dari Aljazeera, Jumat (28/8/2020), Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore mengatakan, setidaknya sepertiga dari anak sekolah di dunia kekurangan peralatan atau akses elektronik yang memungkinkan mereka untuk mengejar pendidikan jarak jauh.

Menurut dia, hal ini termasuk keadaan darurat pendidikan global.

KOMPAS.com - The United Nations Children's Fund (UNICEF) melaporkan, sekitar 463 juta anak-anak tidak mendapatkan akses pembelajaran jarak jauh yang memadai di tengah pandemi virus corona.

Diketahui, pandemi corona telah menyebabkan pengaruh terbesar terhadap pendidikan dalam sejarah.

"Banyaknya anak-anak yang pendidikannya benar-benar terganggu selama berbulan-bulan merupakan keadaan darurat pendidikan global," ujar Fore.